Melihat Peluang Bisnis Peras Santan yang Menjanjikan – Santan adalah hasil ekstraksi dari sari daging buah kelapa. Santan ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti untuk bahan masakan, industri pengolahan makanan skala besar & menengah, hingga industri kecantikan. Di Indonesia ada banyak sekali pohon kelapa, jadi mendapatkan pasokan kelapa bukanlah hal yang sulit. Ketersediaan bahan baku yang banyak serta tingkat permintaan yang tinggi inilah yang membuat bisnis santan kelapa menjadi salah satu peluang bisnis yang menjanjikan.
Begini Cara Melihat Peluang Bisnis Peras Santan yang Menjanjikan, Menggunakan Mesin Peras Santan
Nah, untukmu yang tertarik merintis usaha jual santan kelapa. Kamu bisa membeli mesin peras santan sebagai salah satu peralatan untuk memproduksi santan berkualitas tinggi.
Hitung Modal Awal Bisnis Peras Santan
Modal adalah hal penting yang harus kamu pertimbangkan ketika ingin membangun sebuah bisnis. Modal inilah yang akan kamu gunakan untuk membeli bahan baku, membeli peralatan, menyewa tempat, hingga membayar karyawan. Lalu, berapa kisaran modal yang dibutuhkan untuk bisnis kelapa santan ini? Ini dia kisarannya:
- 1 buah mesin parut kelapa: Rp 2.000.000
- 1 buah mesin peras kelapa: Rp 15.000.000
- Kompor gas: Rp 500.000
- 1 LPG tabung 15 kg: Rp 850.000
Total: Rp 18.350.000
Inilah modal awal yang harus kamu keluarkan, belum termasuk biaya sewa tempat/lokasi usaha. Untuk meminimalisir jumlah modal awal, kamu bisa memilih rumah sebagai tempat/lokasi produksi. Jadi, kamu tidak perlu mengeluarkan uang sewa.
Biaya Depresiasi
Jangan lupa hitung biaya depresiasi atau biaya penyusutan mesin ya, kamu bisa menggunakan metode garis lurus. Caranya: nilai mesin tersebut dibagi dengan umur ekonomisnya.
Contoh:
Masa pakai mesin & alat diatas diperkirakan 8 tahun (96 bulan). Untuk nilai penyusutan per bulannya, kamu bisa menggunakan rumus = harga beli : nilai ekonomis. Jadi, Rp 18.350.000 : 96 = Rp 191.150/bulan. Ini adalah biaya penyusutan per bulannya yang harus kamu tanggung.
Biaya Operasional Bulanan
Biaya operasional adalah jenis biaya yang kamu keluarkan setiap bulannya untuk membeli bahan baku, membayar fasilitas seperti gas & PDAM, dan sejenisnya. Makin tinggi tingkat produksinya, maka biaya operasionalnya akan semakin tinggi juga.
Contoh, dalam 1 bulan pertama kamu memproduksi sekitar 50 liter santan kelapa per hari. Dalam 30 hari, kamu bisa memproduksi sekitar 1500 liter santan. Berikut ini perhitungan biaya untuk bahan baku dan sejenisnya:
- 1 liter santan membutuhkan sekitar 3 butir kelapa, dengan harga kelapa @Rp 3.000 per biji. Otomatis biaya untuk menghasilkan 1 liter santan, kamu harus membeli bahan baku kelapa sebesar Rp 9.000. Total biaya: 1500 liter x Rp 9.000/liter = Rp 13.500.000
- Plastik Kemasan: 1500 pcs @500 = Rp 750.000
- Listrik & PDAM: Rp 1.000.000
- Isi ulang LPG, 6 kg @Rp 215.000 = Rp 1.290.000
- Gaji karyawan, 2 orang @Rp 1.500.000 = Rp 3.000.000
- Biaya transportasi, dll = Rp 500.000
Total biaya produksi per bulan: Rp 20.040.000
Total biaya bulanan (termasuk penyusutan) = Rp 191.150 + Rp 20.040.000 = Rp 20.231.150.
Pendapatan per Bulan
Jika harga 1 liter santan Rp 20.000, maka pendapatan bulananmu dari menjual 1500 liter santan adalah: Rp 20.000 x 1500 liter = Rp 30.000.000
Keuntungan Bulanan
Keuntungan
Kamu bisa menghitung keuntungan dengan rumus : Total Pendapatan – Biaya Operasional
Rp 30.000.000 – Rp 20.040.000 = Rp 9.960.000 per bulan.
Revenue Cost Ratio (R/C)
Dapat dihitung dengan rumus : Total Penerimaan : Total Biaya Operasional
Rp 30.000.000 : Rp 20.040.000 = 1,49
Lama Balik Modal
Dapat dihitung dengan rumus = total biaya investasi : keuntungan
Rp 18.350.000 : Rp 9.960.000 = 1,8 bulan atau sekitar 2 bulan saja dengan tingkat keuntungan stabil/tetap.
Nah, itulah estimasi keuntungan bisnis jual santan kelapa menggunakan mesin peras santan otomatis. Butuh mesin peras santan MAR-C yang berkualitas? Hubungi kami di:
Nomor Telp: 0812 7089 0788
Email: [email protected]
Alamat: Jl. Pasir Putih – Riau Indonesia
Website: https://www.mar-c.co.id/ | Jual Mesin Peras Santan
Eksplorasi konten lain dari Berita Informasi Terupdate, Teraktual dan Terkini Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Respon (8)